Perbedaan mendasar algoritma kriptografi klasik dan modern :
Algoritma Kriptografi Klasik, digunakan sejak sebelum era komputerisasi dan kebanyakan
menggunakan teknik kunci simetris. Metode menyembunyikan pesannya adalah dengan teknik substitusi atau transposisi atau keduanya, Teknik substitusi adalah menggantikan karakter dalam plaintext menjadi karakter lain yang hasilnya adalah ciphertext.Algoritma kriptografi modern, Algoritma Kriptografi ModernAlgoritma kriptografi modern merupakan suatu perbaikan yang mengacu pada kriptografi klasik.Algoritma ini menggunakan pengolahan simbol biner yang dibentuk dari kode ASCII (AmericanStandard Code for Information Interchange) karena berjalan mengikuti operasi komputer digital,sehingga membutuhkan pengetahuan dasar matematika untuk menguasainya Algoritma ini memilikitingkat kesulitan yang kompleks yang menyebabkan kriptanalis sangat sulit memecahkan ciphertext tanpa mengetahui kuncinya. Adapun jenis kunci dalam kriptografi modern terdiri dari 3 yaitu: simetri, asimetri,
dan hibrida. Pada kriptogarfi modern terdapat berbagai macam algoritma yang dimaksudkan untuk
mengamankan informasi yang dikirim melalui jaringan komputer. Contoh kriptografi modern yaitu MD5,
RC4, AES dan lain-lain.
a. Blok Chiper : Cipher blok,
Algoritma kriptografi beroperasi pada plainteks/cipherteks dalam bentuk blok bit, yang
dalam hal ini rangkaian bit dibagi menjadi blok-blok bit yang panjangnya sudah ditentukan
sebelumnya.
- DES(Data Encryption Standard)
- IDEA (International Data
Encryption Algoritma )
- AES (Advance Encryption Standard)
b. Stream Chiper : Algoritma kriptografi beroperasi pada plainteks/cipherteks dalam bentuk bit tunggal, yang
dalam hal ini rangkaian bit dienkripsikan/didekripsikan bit per bit. Stream chiper atau stream
encryption merupakan suatu teknik enkripsi data dengan cara melakukan transformasi dari tiap bit
secara terpisah berdasarkan posisi tiap bit dalam aliran data yang biasanya dikendalikan
menggunakan operasi XOR.
b. Stream Chiper : OTP, A5 dan RC4
Algoritma Asimetri : Algoritma Asimetris adalah pasangan kunci kriptografi yang salah satunya digunakan untuk
proses enkripsi dan satu lagi lagi deskripsi. Semua orang yang mendapatkan kunci publik dapat
menggunakannya untuk mengenkripsi suatu pesan, sedangkan hanya satu orang saja yang memiliki
rahasia itu, yang dalam hal ini kunci rahasia, untuk melakukan pembongkaran terhadap kode yang dikirim untuknya RSA, DH, ECC, DSA
Fungsi Hash : MD5, SHA1

