DWI OKTA ALVIRA (2019310063) SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Foto saya
Dwi Okta Alvira (2019310063) SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Rabu, 29 September 2021

Chapter 4 : Algoritma Kriptografi Modern

 Perbedaan mendasar algoritma kriptografi klasik dan modern :

Algoritma Kriptografi Klasik, digunakan sejak sebelum era komputerisasi dan kebanyakan

menggunakan teknik kunci simetris. Metode menyembunyikan pesannya adalah dengan teknik substitusi atau transposisi atau keduanya, Teknik substitusi adalah menggantikan karakter dalam plaintext menjadi karakter lain yang hasilnya adalah ciphertext.Algoritma kriptografi modern, Algoritma Kriptografi ModernAlgoritma kriptografi modern merupakan suatu perbaikan yang mengacu pada kriptografi klasik.Algoritma ini menggunakan pengolahan simbol biner yang dibentuk dari kode ASCII (AmericanStandard Code for Information Interchange) karena berjalan mengikuti operasi komputer digital,sehingga membutuhkan pengetahuan dasar matematika untuk menguasainya Algoritma ini memilikitingkat kesulitan yang kompleks yang menyebabkan kriptanalis sangat sulit memecahkan ciphertext tanpa mengetahui kuncinya. Adapun jenis kunci dalam kriptografi modern terdiri dari 3 yaitu: simetri, asimetri,

dan hibrida. Pada kriptogarfi modern terdapat berbagai macam algoritma yang dimaksudkan untuk

mengamankan informasi yang dikirim melalui jaringan komputer. Contoh kriptografi modern yaitu MD5,

RC4, AES dan lain-lain.

 a. Blok Chiper : Cipher blok,

Algoritma kriptografi beroperasi pada plainteks/cipherteks dalam bentuk blok bit, yang

dalam hal ini rangkaian bit dibagi menjadi blok-blok bit yang panjangnya sudah ditentukan

sebelumnya. 

- DES(Data Encryption Standard) 

- IDEA (International Data

Encryption Algoritma )

- AES (Advance Encryption Standard)

b. Stream Chiper : Algoritma kriptografi beroperasi pada plainteks/cipherteks dalam bentuk bit tunggal, yang

dalam hal ini rangkaian bit dienkripsikan/didekripsikan bit per bit. Stream chiper atau stream

encryption merupakan suatu teknik enkripsi data dengan cara melakukan transformasi dari tiap bit

secara terpisah berdasarkan posisi tiap bit dalam aliran data yang biasanya dikendalikan

menggunakan operasi XOR.


  b. Stream Chiper : OTP, A5 dan RC4


Algoritma Asimetri : Algoritma Asimetris adalah pasangan kunci kriptografi yang salah satunya digunakan untuk

proses enkripsi dan satu lagi lagi deskripsi. Semua orang yang mendapatkan kunci publik dapat

menggunakannya untuk mengenkripsi suatu pesan, sedangkan hanya satu orang saja yang memiliki

rahasia itu, yang dalam hal ini kunci rahasia, untuk melakukan pembongkaran terhadap kode yang dikirim untuknya RSA, DH, ECC, DSA

Fungsi Hash : MD5, SHA1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar