DWI OKTA ALVIRA (2019310063) SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Foto saya
Dwi Okta Alvira (2019310063) SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Jumat, 29 Oktober 2021

Knock Knock, Chapter 8 Here :p

 Talk About, Pengamanan Web Browser
1). Google Chrome : Merupakan web browser yang banyak digunakan hingga saat ini.
2). Mozilla Firefox : Merupakan perangkat web lintas platform yang bersifat bebas dan terbuka, mozilla firefox berada pada urutan kedua web browser yang paling banyak digunakan.
3). Opera : Opera adalah perangkat web dan perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari perangkat lunak untuk Internet seperti peramban web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera diproduksi oleh Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia.
4). Safari : Safari awalnya dibuat khusus untuk macOS, pada macOS safari merupakan aplikasi Cocoa yang menggunakan WebkitApple untuk mengaplikasikan halaman dan memproses Java Script. Webkit terdiri dari webCore (berbasis mesin KHTML dari Konqueror) dan JavaScript (berbasis pada mesin JavaScript dari KDE yaitu KJS). 
Cookies adalah serangkaian teks yang dikirim oleh server ke web browser kemudian dikirim kembali tanpa diubah ke server setiap kali penjelajah web mengakses situs web.
Fungsi Web Browser 
Mempermudah mencari informasi dari Internet
Menyimpan berbagai data di Internet
Membuka file menggunakan ekstensi khusus
Menjaga keamanan website
Mendukung pemakai search engine
4. Manfaat Web Browser

  • Memberikan kemudahan untuk pengguna ketika mengakses berbagai informasi yang ada di internet.
  • Membantu pengguna dalam menyimpan berbagai konten di internet menuju dokumen di computer.
  • Bisa digunakan membuka berbagai macam situs yang bermanfaat untuk kegiatan manusia.

5. Bentuk Ancaman Keamanan Web Browser
  • Spyware 
  • Cookies 
  • Phising 

Web Browser merupakan adalah aplikasi atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengambil, menyajikan, dan melintasi berbagai sumber informasi yang ada di dalam jaringan internet (world wide web).

Contoh Web Browser
Bentuk ancaman keamanan dari web browser : Hijacking (Usaha/Kegiatan untuk menyusup masuk ke dalam sistem melalui sistem operasional lainnya), Session Hijacking (pada sistem jaringan komputer umumnya digunakan untuk menggambarkan proses sebuah koneksi TCP yang diambil alih secara langsung oleh sebuah rangkaian serangan yang sudah dapat diprediksi sebelumnya oleh rangkaian jaringan). Juggernaut (Software network sniffer yang digunakan untuk melakukan TCP session hijacking). Hunt (Software yang digunakan untuk listen, intercept, dan hijack session yang sedang aktif pada network).
  1. Menggunakan web browser membantu berselancar di dunia maya, maka user atau pengguna akan lebih mudah menemui alamat yang ingin mereka akses di website.

  2. Bookmark di sini fungsinya sebagai fitur penyimpan data di internet, maka suatu saat anda bisa membuka lagi tanpa harus mencari atau mengunjungi website di search engine.

  3. Fungsi untuk membuka file menggunakan ekstensi khusus, contohnya, anda dapat membuka pdf menggunakan peramban wrb. Kemampuan yang dimiliki peramban web dapat membaca, CSS, HTML, PHP, JS dan banyak lagi yang lain.

  4. Menjalankan proses verifikasi atau authentication selalu dilakukan oleh web browser, supaya halaman website bisa memastikan laman website itu berbahaya atau aman untuk digunakan. Sebab, sekarang banyak website sudah terkena malware maupun disengaja memasang software khusus untuk mencuri data pengguna pada internet.

  5. Search engine atau mesin pencari dengan web browser tidak bisa dipisahkan, sebab search engine adalah bagian dari peramban web yang bisa memudahkan pengguna untuk mencari data maupun informasi di internet.

Beberapa ancaman yang mengusik keamaan dari pada web browser dapat berupa spyware, cookies, phising, pharming dan lain-lain. 

Spyware merupakan turunan dari adware, yang memantau kebiasaan pengguna dalam melakukan penjelajahan Internet untuk mendatangkan “segudang iklan” kepada pengguna. Tetapi, karena adware kurang begitu berbahaya (tidak melakukan pencurian data), spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang ia kumpulkan kepada pembuatnya. 

Pada umumnya, website yang memberikan spyware adalah website yang memberikan layanan gratis ataupun website yang menjual produk. Contohnya adalah AOL Mail, Grisoft, Ziddu, blog-blog pribadi yang menginginkan penghasilan lebih dari iklannya, seperti dari Google Adsense, Formula bisnis, kumpul Blogger, kliksaya, dan lain-lain. Pada dasarnya, Spyware tersebut diiringi dengan PopUp Windows, yang tentunya selain memakan Bandwith lebih, juga membuat loading Internet menjadi lambat. 

HTTP cookie, web cookie, atau cookie adalah serangkaian teks yang dikirimkan oleh server ke penjelajah web yang kemudian akan mengirimkannya kembali tanpa diubah ke server setiap kali penjelajah web mengakses situs web. HTTP cookies digunakan untuk melakukan otentikasi, penjejakan, dan memelihara informasi spesifik dari para pengguna, seperti preferensi pengguna atau daftar keranjang belanja elektronik mereka. Cookies yang masih tersimpan di komputer dapat mempercepat akses ke situs web yang bersangkutan. Namun demikian, cookies dapat mengurangi ruang di cakram keras komputer dan memberi peluang bagi spyware yang menyebar melalui cookies untuk masuk ke komputer. Cookies juga dapat menjadi kelemahan bagi situs yang membutuhkan akses log in yang terenkripsi, karena pada Shared Computer, Cookies bisa menjadi musuh utama keamanan, yang membuat kita bisa masuk ke halaman orang lain tanpa memasukkan password apapun, sekalipun passwordnya sudah diganti. 

Phising adalah suatu bentuk penipuan yang dicirikan dengan percobaan untuk mendapatkan informasi peka, seperti kata sandi dan kartu kredit, dengan menyamar sebagai orang atau bisnis yang tepercaya dalam sebuah komunikasi elektronik resmi, seperti surat elektronik atau pesan instan. 

Istilah phishing dalam bahasa Inggris berasal dari kata fishing ('memancing'), dalam hal ini berarti memancing informasi keuangan dan kata sandi pengguna. Jadi Phising merupakan sebuah usaha pencurian data dengan cara menjaring data dari pengunjung sebuah situs palsu untuk kemudian disalahgunakan untuk kepentingan si pelaku. Pelaku biasanya mempergunakan berbagai macam cara, cara yang paling biasa dilakukan adalah dengan mengirimkan email permintaan update atau validasi, di mana di dalamnya pelaku akan meminta username, password, dan data-data penting lainnya untuk nantinya disalahgunakan pelaku untuk kepentingan pribadinya. Namun kini beberapa web browser terbaru telah dilengkapi dengan fitur anti-phising, sehingga dapat mengurangi resiko terkena phising pada saat surfing. 

Cara Kerja Web Browser

Web browser bisa membantu anda menemukan website yang anda kunjungi adalah dengan melewati cara kerja berikut :

  • User yang sedang akses website menggunakan cara mengetikkan alamat pada situs maupun URL (Uniform Resource Locator) di address bar pada peramban web (misalkan Google(dot)com).
  • Peramban web akan menerima berbagai permintaan oleh si user kemudian akan menjalankan fetching atau pengambilan data di DNS Server.
  • Data yang sudah diambil adalah IP dari perintah dengan mengetikkan user (misalkan www(dot)google(dot)com) . peramban web sudah memperoleh IP yang ada di www(dot)google(dot)com.
  • Lalu peramban web bisa mengakses menuju server menggunakan IP yang sudah diperoleh dari pada DNS Server.
  • Server telah memberikan data dari konten www(dot)google(dot)com dengan bentuk HTML juga file yang lain, misalkan PHP, CSS, dan lain-lain.
  • Peramban web telah menampilkan berbagai konten yang sesuai dari permintaan user.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar